Selasa, 15 Desember 2020

MENGENAL JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH ( PLS)

 Pendidikan (education) secara semantik berasal dari bahasa yunani paidagogia yang berarti pergaulan dengan anak-anak. Pedagogos adalah seorang nelayan atau bujang dalam zaman yunani kuno yang pekerjaannya menjemput dan mengantar anak-anak ke dan dari sekolah. Selain itu, di rumahnya anak tersebut selalu dalam pengawasan dan penjagaan para paedagogos. Istilah ini berasal dari kata paedos yang berarti anak, dan agogos yang berarti saya membimbing atau memimpin. 

Definisi pendidikan nonformal menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 pasal 1 adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Menurut Sudjana ( 2010 : 13) Pendidikan non formal merupakan salah satu dari sekian banyak istilah yang muncul dalam studi kependidikan pada akhir tahun tujuh puluhan. Iatilah-istilah pendidikan yang berkembang di tingkat internsional mula saat itu adalah: pendidikan sepanjang hayat (life long education), pendidikan pembaharuan (recurrent education), pendidikan abadi (permanent education), pendidikan informal (informal education), pendidikan masyarakat (community education), pendidikan perluasan (extention education), pendidikan massa (mass education), pendidikan sosial (social education), pendidikan orang dewasa (adult eduction), dan pendidikan berkelanjutan (continuing education)

Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas disebutkan bahwa lembaga pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Lembaga pendidikan non formal adalah lembaga pendidikan yang disediakan bagi warga negara yang tidak sempat mengikuti atau menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal. Kini, pendidikan non formal semakin berkembang karena semakin dibutuhkannya keterampilan pada setiap orang untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. 

Adapun program-program pendidikan nonformal yang disetarakan dengan pendidikan formal, contohnya kejar paket A, kejar paket B, kejar paket C. Pendidikan nonformal ada pula yang diselenggarakan oleh organisasi masyarakat seperti organisasi keagamaan, sosial, kesenian, olah raga, dan pramuka. Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

banyak yang bertanya-tanya prosopek kerja dari jurusan pendidikan luar sekolah ini apa sih? Prospek kerja dan lingkup kerja lulusan PLS sangat luas. Peluang lulusan PLS nantinya dapat menjadi penilik pendidikan masyarakat, Dirjen PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Fasilitator PAUD, tenaga lapangan pendidikan masyarakat. Selain itu, lulusan PLS juga bisa berprofesi di badan pemberdaya masyarakat, pengelola dan penyelenggara PNFI (pendidikan non formal dan informal), laboran PNFI, Dirjen pendidikan dasar dan menengah dan administrasi PNFI.

adapun keunggulan dari jurusan pendidikan luar sekolah ini yaitu:

1. lebih murah dari pendidikan formal ( sekolah), karena adanya program-program pendidikan yang dilakukan dalam waktu singkat untuk kebutuhan khusus seperti ujian paket A,B,C dan sebagainya, bisa juga dikurangi biaya dengan menggunakan fasilitas sebaik mungkin, membuat alat-alat belajar dengan memanfaatkan bahan sekitar dan harga yang murah, membuat kegiatan berusaha dan dapat menggukan dana pendidikan yang diambil dari hasil pemasaran produksi. Itu bisa membuat pengeluaran menjadi hemat bahkan bisa memberikan pemasukan.

 2.  program-program pendidikan luar sekolah itu lebih berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, bukan mengutamakan kebutuhan penyelenggara, karena program pendidikan itu harus mementingkan kebutuhan masyarakat atau peserta didik, dan isi dari program pendidikan itu hatus berhubungan erat dengan dunia kerja atau kegiatan usaha yang ada di masyarakat. Dengan adanya kecocokan antara pendidikan dan dunia kerja maka Pendidikan Luar Sekolah dapat memberikan hasil balik yang relatif lebih cepat kepada peserta didik dan lulusannya.

3. program pendidikan luar sekolah itu bersifat fleksibel, dan fleksibel itu ditandai dengan, pertama, beragam macam program menjadi tanggung jawab banyak pihak seperti pemerintahan, perorangan, dan swasta.

Nah, itulah beberapa pengetahuan mengenai jurusan pendidikan luar sekolah, semoga tulisan ini bermanfaat:)


Creator: 

Riny Romadani  (19005140)

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

Universitas Negeri Padang