Minggu, 21 November 2021

  LANJUTAN  PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

  RINY ROMADANI 

19005140

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus meningkat, hal ini dapat mempermudah masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi. Pemanfaatan media pembelajaran berbasi TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah, dalam pembelajaran dapat dijadikan sebagai sumber informasi untuk mencari materi pembelajaran, dan sebagai sarana atau alat yang dapat menambah keinginan peserta didik untuk belajar.

        Desain atau design adalah proses penentuan langkah-langkah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, proses desain harus dimulai dengan menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui analisis kebutuhan, kemudian menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

        Setelah memahami permasalahan yang dimiliki oleh rencana/organisasi PLS dalam penggunaan produk TIK, maka perlu dirancang sebuah produk TIK yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam rencana PLS. Perancangan produk TIK dalam proyek pendidikan di luar kampus, seperti penggunaan TIK di lokomotif PKBM, menemui kendala terutama di masa pandemi. Selama masa pandemi, pembelajaran dilakukan secara online, dan Lokomotif PKBM sendiri hanya menggunakan grup WhatsApp dan menggunakan ruang kelas Goggle sebagai media pembelajaran. Saat menerima absensi siswa hanya bisa dilakukan secara manual dengan membuat daftar di grup WA.

       Selain itu, dalam penggunaan bahan ajar modul elektronik, video pembelajaran di platform lain juga digunakan selama epidemi, tetapi siswa mengalami kesulitan dan rasa malu saat menggunakan media pembelajaran online ini. Hal ini juga menyebabkan rendahnya semangat dan semangat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan membuat daftar di grup WA.

      Dalam hal ini , diperlukannya penguasaan dari rancangan TIK yang nantinya sangat berguna dalam membantu pembelajaran, terutama dalam menjalankan program PLS. Dengan adanya penguasaan TIK sebagai sarana untuk menambah motivasi, pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan TIK bagi pembelajaran. Para tenaga PLS, pendidik dan warga belajar diharuskan untuk dapat menguasai TIK dalam pembelajaran dengan baik, terutama bagi mereka yang sama sekali tidak pernah menggunakan TIK. Solusi bagi yang belum menguasai dapat diberikan pelatihan khusus menguasai TIK, atau memberikan video tutorial terhadap penggunaan produk TIK tersebut dan dengan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan pengetahuan akan manfaat TIK bagi pembelajaran, yang dapat di tularkan sebagai motivasi kepada para pendidik dan warga belajar untuk melek teknologi.

  Perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program pendidikan luar sekolah, misalnya, Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada LKP, terutama pada masa pandemi ini mengalami kendala.Dengan babnyak pemanfataan media yang di gunakan pengalihan belajar yang dilakukan melalui grup kelas,e-modul ,dan media lainnya pembuatan video yang dilakukan dalam membuat tugas SPDP. Membuat kekusahaan dan permasalahan yang terjadi di di kalangan masyarakat dan orang tua dalam gaya kegiatan pembelajaran. Dalam hal itu banyak yang kurang partisipasoi dalam kegitana tersebut baik orag tua maupun peseeta didik dalam kegiatan pemmbelajaran tersebut.

Manfaat e-modul yang bisa diterapkan dalam kegiatan pembelajaran pada saat pandemi ini disalah satu LKP yaitu :

1.Memberikan kepuasan bagi dosen karena dengan adanya modul tingkat keberhasilan peserta didik menjadi naik. Karena kompetensi atau pengetahuan yang harus dicapai dan dikuasai oleh peserta didik sudah terarah dan jelas.

2. Memberikan kesempatan bagi dosen dalam memberikan bantuan individual kepada setiap peserta didik tanpa mengganggu kelas. Karena dengan adanya modul, dosen tidak harus menjelaskan semua materi dalam modul, melainkan hanya menjelaskan materi yang perlu-perlu saja.

3. Meringkas materi pengajaran yang diberikan. Karena modul disusun dalam bentuk unit-unit kecil sehingga dosen dapat membatasi materi yang diberikan agar tidak meluas dan dapat dicapai oleh peserta didik dengan mudah.


Minggu, 14 November 2021

 LANJUTAN  PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH


  RINY ROMADANI 

19005140

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah semua teknologi yang berkaitan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pemrosesan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Berbagai jenis TIK, baik tradisional maupun modern, memiliki karakteristik yang berbeda. Jika TIK dirancang, dikembangkan, dan digunakan secara tepat sesuai dengan tujuan dan karakteristik masyarakat belajar, maka penggunaan TIK dalam pembelajaran akan meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk proses dan hasilnya.

        Pemanfaatan pendidikan dan pembelajaran pada pendidikan nonformal akan tercermin dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang kompleks, yaitu pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer dan penerapan pembelajaran berbasis jaringan. Dalam pembelajaran berbasis TIK yang menerapkan pembelajaran berbasis komputer (CBL), warga dan pendidik menggunakan program perangkat lunak yang tersedia untuk berpartisipasi dalam pembelajaran, seperti CD pembelajaran, multimedia pembelajaran, aplikasi tutorial, permainan, dll. Dalam pembelajaran berbasis TIK yang menerapkan pembelajaran berbasis web, warga dan pendidik dalam pembelajaran menggunakan e-learning, laboratorium virtual dan website pembelajaran, website pribadi, blog, Facebook dan bentuk website lainnya.

        Perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program pendidikan luar sekolah, misalnya, Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada LKP, terutama pada masa pandemi ini mengalami kendala.Dengan babnyak pemanfataan media yang di gunakan pengalihan belajar yang dilakukan melalui grup kelas,e-modul ,dan media lainnya pembuatan video yang dilakukan dalam membuat tugas SPDP. Membuat kekusahaan dan permasalahan yang terjadi di di kalangan masyarakat dan orang tua dalam gaya kegiatan pembelajaran. Dalam hal itu banyak yang kurang partisipasoi dalam kegitana tersebut baik orag tua maupun peseeta didik dalam kegiatan pemmbelajaran tersebut.

Manfaat e-modul yang bisa diterapkan dalam kegiatan pembelajaran pada saat pandemi ini disalah satu LKP yaitu :

1.Memberikan kepuasan bagi dosen karena dengan adanya modul tingkat keberhasilan peserta didik menjadi naik. Karena kompetensi atau pengetahuan yang harus dicapai dan dikuasai oleh peserta didik sudah terarah dan jelas.

2. Memberikan kesempatan bagi dosen dalam memberikan bantuan individual kepada setiap peserta didik tanpa mengganggu kelas. Karena dengan adanya modul, dosen tidak harus menjelaskan semua materi dalam modul, melainkan hanya menjelaskan materi yang perlu-perlu saja.

3. Meringkas materi pengajaran yang diberikan. Karena modul disusun dalam bentuk unit-unit kecil sehingga dosen dapat membatasi materi yang diberikan agar tidak meluas dan dapat dicapai oleh peserta didik dengan mudah.


Selasa, 09 November 2021

 LANJUTAN PERANCANGAN PRODUK 

PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH



 RINY ROMADANI 

19005140

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH


    Teknologi informasi dan komunikasi adalah suatu bentuk teknologi yang digunakan untuk membuat, menyimpan, mengubah, dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk. Dengan menggunakan teknologi informasi ini, usaha kecil, menengah dan mikro dapat memasuki pasar global. Banyak perusahaan kecil yang semula menggunakan teknologi informasi kini menjadi perusahaan besar dalam waktu singkat karena pemanfaatan teknologi informasi untuk mengembangkan usahanya.

    Perusahaan yang memiliki informasi untuk menjalankan bisnis atau disebut juga e-commerce dapat memberikan fleksibilitas produksi, dapat mengirimkan produk perangkat lunak kepada pelanggan dengan mudah dan cepat, serta dapat mengirim dan menerima penawaran dengan cepat dan ekonomis.

    Melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, usaha kecil, menengah dan mikro mampu membidik pasar global untuk pemasaran. Jadi peluang ekspornya sangat besar. Karena penggunaan komputer dalam pemasaran dan penjualan berkembang pesat.

    Penggunaan teknologi ini meningkatkan daya saing usaha kecil, menengah dan mikro dengan menekankan informasi konsumen/pasar. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan UKM menjadi kurang kompetitif karena pemasoknya. Karena UKM perlu bekerja sama untuk menyelesaikan masalah bersama.

    Meskipun peran usaha kecil, menengah dan mikro sangat strategis, persaingan terutama dalam menghadapi perusahaan besar dan pesaing modern lainnya telah menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan. Di Indonesia, sebagian besar usaha kecil, menengah dan mikro menjalankan usahanya dengan cara tradisional, termasuk produksi dan pemasaran.

    Oleh karena itu, pemerintah perlu berperan untuk mendorong usaha kecil, menengah dan mikro agar berhasil memperluas akses pasar dengan menyediakan fasilitas teknologi informasi berbasis jaringan yang dapat digunakan sebagai media komunikasi komersial global. Dengan bantuan internet dan teknologi informasi dan komunikasi, proses pemasaran dan penjualan dapat dilakukan setiap saat tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Salah satu penerapan TIK dan Internet dalam bisnis dan perdagangan adalah e-commerce dan e-commerce.