PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
RINY ROMADANI
19005140
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus meningkat, hal ini dapat mempermudah masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi. Pemanfaatan media pembelajaran berbasi TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah, dalam pembelajaran dapat dijadikan sebagai sumber informasi untuk mencari materi pembelajaran, dan sebagai sarana atau alat yang dapat menambah keinginan peserta didik untuk belajar.
Desain atau design adalah proses penentuan langkah-langkah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, proses desain harus dimulai dengan menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui analisis kebutuhan, kemudian menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Setelah memahami permasalahan yang dimiliki oleh rencana/organisasi PLS dalam penggunaan produk TIK, maka perlu dirancang sebuah produk TIK yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam rencana PLS. Perancangan produk TIK dalam proyek pendidikan di luar kampus, seperti penggunaan TIK di lokomotif PKBM, menemui kendala terutama di masa pandemi. Selama masa pandemi, pembelajaran dilakukan secara online, dan Lokomotif PKBM sendiri hanya menggunakan grup WhatsApp dan menggunakan ruang kelas Goggle sebagai media pembelajaran. Saat menerima absensi siswa hanya bisa dilakukan secara manual dengan membuat daftar di grup WA.
Selain itu, dalam penggunaan bahan ajar modul elektronik, video pembelajaran di platform lain juga digunakan selama epidemi, tetapi siswa mengalami kesulitan dan rasa malu saat menggunakan media pembelajaran online ini. Hal ini juga menyebabkan rendahnya semangat dan semangat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan membuat daftar di grup WA.
Dalam hal ini , diperlukannya penguasaan dari rancangan TIK yang nantinya sangat berguna dalam membantu pembelajaran, terutama dalam menjalankan program PLS. Dengan adanya penguasaan TIK sebagai sarana untuk menambah motivasi, pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan TIK bagi pembelajaran. Para tenaga PLS, pendidik dan warga belajar diharuskan untuk dapat menguasai TIK dalam pembelajaran dengan baik, terutama bagi mereka yang sama sekali tidak pernah menggunakan TIK. Solusi bagi yang belum menguasai dapat diberikan pelatihan khusus menguasai TIK, atau memberikan video tutorial terhadap penggunaan produk TIK tersebut dan dengan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan pengetahuan akan manfaat TIK bagi pembelajaran, yang dapat di tularkan sebagai motivasi kepada para pendidik dan warga belajar untuk melek teknologi.
Sumber Bacaan :
Khusniah, U. F., Bdurrahman, L., & Santosa, I. (2020). Analisis dan Perancangan Tata kelola Teknologi Informasi BUMN Pada Proses Penetapan Peran dan Perencanaan Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 9 (Studi Kasus : PT POS Indonesia (Persero)). Telkom University, 1-9.
Lelah,& Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 12(1), 46-55.
Lelah, & Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 2(1), 2086-4221.
