Selasa, 26 Oktober 2021

 PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH



                                                                    RINY ROMADANI 

19005140

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 


    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus meningkat, hal ini dapat mempermudah masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi. Pemanfaatan media pembelajaran berbasi TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah, dalam pembelajaran dapat dijadikan sebagai sumber informasi untuk mencari materi pembelajaran, dan sebagai sarana atau alat yang dapat menambah keinginan peserta didik untuk belajar.

        Desain atau design adalah proses penentuan langkah-langkah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, proses desain harus dimulai dengan menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui analisis kebutuhan, kemudian menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

        Setelah memahami permasalahan yang dimiliki oleh rencana/organisasi PLS dalam penggunaan produk TIK, maka perlu dirancang sebuah produk TIK yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam rencana PLS. Perancangan produk TIK dalam proyek pendidikan di luar kampus, seperti penggunaan TIK di lokomotif PKBM, menemui kendala terutama di masa pandemi. Selama masa pandemi, pembelajaran dilakukan secara online, dan Lokomotif PKBM sendiri hanya menggunakan grup WhatsApp dan menggunakan ruang kelas Goggle sebagai media pembelajaran. Saat menerima absensi siswa hanya bisa dilakukan secara manual dengan membuat daftar di grup WA.

       Selain itu, dalam penggunaan bahan ajar modul elektronik, video pembelajaran di platform lain juga digunakan selama epidemi, tetapi siswa mengalami kesulitan dan rasa malu saat menggunakan media pembelajaran online ini. Hal ini juga menyebabkan rendahnya semangat dan semangat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan membuat daftar di grup WA.

      Dalam hal ini , diperlukannya penguasaan dari rancangan TIK yang nantinya sangat berguna dalam membantu pembelajaran, terutama dalam menjalankan program PLS. Dengan adanya penguasaan TIK sebagai sarana untuk menambah motivasi, pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan TIK bagi pembelajaran. Para tenaga PLS, pendidik dan warga belajar diharuskan untuk dapat menguasai TIK dalam pembelajaran dengan baik, terutama bagi mereka yang sama sekali tidak pernah menggunakan TIK. Solusi bagi yang belum menguasai dapat diberikan pelatihan khusus menguasai TIK, atau memberikan video tutorial terhadap penggunaan produk TIK tersebut dan dengan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan pengetahuan akan manfaat TIK bagi pembelajaran, yang dapat di tularkan sebagai motivasi kepada para pendidik dan warga belajar untuk melek teknologi.


Sumber Bacaan :

Khusniah, U. F., Bdurrahman, L., & Santosa, I. (2020). Analisis dan Perancangan Tata kelola Teknologi Informasi BUMN Pada Proses Penetapan Peran dan Perencanaan Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 9 (Studi Kasus : PT POS Indonesia (Persero)). Telkom University, 1-9. 

Lelah,& Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 12(1), 46-55. 

Lelah, & Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 2(1), 2086-4221.

Rabu, 20 Oktober 2021

       


MENGUASAI PERANCANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)





RINY ROMADANI 
19005140 
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN 


 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah semua teknologi yang berkaitan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pemrosesan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Berbagai jenis TIK, baik tradisional maupun modern, memiliki karakteristik yang berbeda. Jika TIK dirancang, dikembangkan, dan digunakan secara tepat sesuai dengan tujuan dan karakteristik masyarakat belajar, maka penggunaan TIK dalam pembelajaran akan meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk proses dan hasilnya.

        Pemanfaatan pendidikan dan pembelajaran pada pendidikan nonformal akan tercermin dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang kompleks, yaitu pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer dan penerapan pembelajaran berbasis jaringan. Dalam pembelajaran berbasis TIK yang menerapkan pembelajaran berbasis komputer (CBL), warga dan pendidik menggunakan program perangkat lunak yang tersedia untuk berpartisipasi dalam pembelajaran, seperti CD pembelajaran, multimedia pembelajaran, aplikasi tutorial, permainan, dll. Dalam pembelajaran berbasis TIK yang menerapkan pembelajaran berbasis web, warga dan pendidik dalam pembelajaran menggunakan e-learning, laboratorium virtual dan website pembelajaran, website pribadi, blog, Facebook dan bentuk website lainnya.

        Perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program pendidikan luar sekolah, misalnya, Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada PKBM Lokomotif, terutama pada masa pandemi ini mengalami kendala.Dengan babnyak pemanfataan media yang di gunakan pengalihan belajar yang dilakukan melalui grup kelas,e-modul ,dan media lainnya pembuatan video yang dilakukan dalam membuat tugas SPDP. Membuat kekusahaan dan permasalahan yang terjadi di di kalangan masyarakat dan orang tua dalam gaya kegiatan pembelajaran. Dalam hal itu banyak yang kurang partisipasoi dalam kegitana tersebut baik orag tua maupun peseeta didik dalam kegiatan pemmbelajaran tersebut.

       Salah satu bentuk desain produk TIK yang akan dikembangkan  adalah website pembelajaran. Pembelajaran berbasis web merupakan proses belajar mengajar yang menggunakan internet, sehingga biasa disebut e-learning. Dengan pembelajaran online ini diharapkan dapat membantu tutor dan siswa mencapai derajat belajar yang maksimal.

 Manfaat yang dari penggunaan website pembelajaran ini yaitu,

-  Mempermudah tutor dan peserta didik dalam pengambilan absen/kehadiran

-  Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran dalam satu tempat saja.

-  Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran hanya dengan mengklik pada kolom yang sudah tersedia pada website pembelajaran tersebut.

-   Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap peserta didik, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.

    Dalam hal ini , diperlukannya penguasaan dari rancangan TIK yang nantinya sangat berguna dalam membantu pembelajaran, terutama dalam menjalankan program PLS. Dengan adanya penguasaan TIK sebagai sarana untuk menambah motivasi, pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan TIK bagi pembelajaran. Para tenaga PLS, pendidik dan warga belajar diharuskan untuk dapat menguasai TIK dalam pembelajaran dengan baik, terutama bagi mereka yang sama sekali tidak pernah menggunakan TIK. Solusi bagi yang belum menguasai dapat diberikan pelatihan khusus menguasai TIK, atau memberikan video tutorial terhadap penggunaan produk TIK tersebut dan dengan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan pengetahuan akan manfaat TIK bagi pembelajaran, yang dapat di tularkan sebagai motivasi kepada para pendidik dan warga belajar untuk melek teknologi.

Sumber Bacaan :

Khusniah, U. F., Bdurrahman, L., & Santosa, I. (2020). Analisis dan Perancangan Tata kelola Teknologi Informasi BUMN Pada Proses Penetapan Peran dan Perencanaan Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 9 (Studi Kasus : PT POS Indonesia (Persero)). Telkom University, 1-9. 

Lelah,& Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 12(1), 46-55. 

Lelah, & Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 2(1), 2086-4221.

Senin, 11 Oktober 2021

 


PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI 




RINY ROMADANI 

19005140

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

 PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI 

A. Pengertian 

            Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Merancang produk dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu hal yang sudah sering dilakukan oleh beberapa pihak . 

            Perancangan merupakan sutu proses penilaian , analisis , memperbaiki serta menyusun suatu sistem secara optimum untuk waktu yang akan datang . Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perancangan produk :  

1. Aktivitas untuk maksud tertentu

2.Sasaran pada pemenuhan kebutuhan manusia

3.Berdasarkan pada pertimbangan teknologi

B. Karakteristik dan Proses Perancangan Produk 

               Karakteristik perancangan produk telah banyak mengalami perubahan dari waktu ke waktu . Hal ini terlihat dari perbedaan proses perancangan produk dari masyarakat lama dengan masyarakat modern . Pada masyarakat lama , aktivitas dilakukan oleh orang yang sama dalam pembuatan produk dan tidak memerlukan media gambar sebagai sumber komunikasi rancangan. Sedangkan pada masyarakat modern antara aktivitas dan proses perancangan produk dilakukan oleh orang yang berbeda , dan dalam pelaksanaaan nya masyarakat modern menggunakan gambar teknik sebagai media komunikasi. 

C. Model/Jenis-Jenis   Perancangan Produk

a. Model Deskritif 

menekankan akan pentingnya menghasilkan konsep sejak awal dalam proses perancangan .Model ini berfokus pada solusi , oengalaman sebelumnya dan bersifat umum . 

b. Model Preskriptif 

menekankan pada kebutuhan untuk melakukan aktivitas yang lebih analitik sebelum aktivitas pembangkitan alternatif-alternatif konsep solusi. Model ini bersifat algoritmik, prosedur sistematik.

D. Metode Perancangan Produk

Metode perancangan produk terbagi menjadi 2 jenis sebagai berikut : 

a. Metode Kreatif : metode perancangan yang bertujuan untuk membantu merangsang 

pemikiran kreatif dengan cara meningkatkan produksi. 

Metode kreatif juga terbagi menjadi dua bagian : 

1. Brainstorming

 metode yang bertujuan untuk merangsang sekelompok orang untuk menghasilkan sejumlah besar gagasan dengan cepat.

2. Synectics 

suatu aktivitas kelompok yang mencoba membangun, mengkombinasikan, dan mengembangkan Gagasan-Gagasan untuk memberikan solusi kreatif terhadap permasalahan perancangan. Cirinya adalah membangkitkan analogi.

b. Metode Rasional : menggunakan oendekatan yang sistematik dalam proses perancangan . Tujuan dari metode rasional cenderung sama dengan metode kreatif .

E. Proses dalam perancangan Produk 

1. Klarifikasi tujuan 

2. Penetapan fungsi 

3. Menetapkan karakteristik 

4. Pembangkitan alternatif

5. Evaluasi Alternatif . 

6. Rincian perbaikan .

Sumber Bacan:


Khusniah, U. F., Bdurrahman, L., & Santosa, I. (2020). Analisis dan Perancangan Tata kelola Teknologi Informasi BUMN Pada Proses Penetapan Peran dan Perencanaan Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 9 (Studi Kasus : PT POS Indonesia (Persero)). Telkom University, 1-9. 

Lelah, & Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 12(1), 46-55. 

Lelah, & Suharto, T. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi). Gaung Informatika, 2(1), 2086-4221.